mulai meranggas kau kini di hamparan tanah papua ribuan batang tumbang menyibak hijaunya hutan menyumbang terik menyengat kulit pekerja peluh keringat mengucur manakala cangkul demi cangkul tanah terisi dalam kantung ribuan bibit sawit siap tertanam penghuni habitat tersingkir kasuari pun maleo kocar kacir mana lawan mana kawan ditengah vegetasi yang makin menipis lompatan perubahan menghampiri pribumi dengan gagap menerima tanpa tahu pasti mencipta situasi penuh elegi antara sagu atau nasi Benawa, Papua Barat 01.03.18
kumpulan sajak perempuan pecinta bulan

Komentar
Posting Komentar