hujan membasah lagi
menghapus jejak pejalan kaki
yang dingin membeku dilebur bayu
karenanya menjadi sendu
andaikan kopi tersaji sedari tadi
lengkap dengan gorengan berkali-kali
hilang sudah dingin diusir kopi
yang pasti kan tertuang lagi dan lagi
Yogyakarta, 8/11/2011
Komentar
Posting Komentar