Pertemuanku malam tadi mengesankan, tuan.
Melebur bersama tawa kawan lama.
Temaran lampu memadatkan binar mata,
disela lenggang jalan Jogja yang membeku diguyur hujan.
Sungguh, benarbenar ingin ku ajak kau serta,
Menjelajah ke dalam lembaranlembarn naskah yang kukisahkan.
Satu yang ingin ku tunjukkan padamu tuan.
Bahwa di antara jejak langkah yang bertransformasi menjadi sejarah.
Engkau takkan pernah terlewat untuk kukisahkan.
Jogjakarta, 22/9/2010
Komentar
Posting Komentar